Minggu, 21 April 2013

Manfaat Logika

 
merenung.wordpress.com
Kegunaan Logika :
Untuk berpikir secara rasional, kritis, lurus, tepat, tertib, metodis, dan koheren;
Kemampuan berpikir secara abstrak, cermat, dan objektif;
Menambah kecerdasan dan kemampuan berpikir secara tajam dan mandiri;
Cinta kebenaran dan menghidari kekeliruan serta kesesatan. (Jan Hendrik Rapar, 1996)
Manfaat  Logika:
a. Manfaat teoritis :
Menyajikan dalil-dalil
Hukum berpikir logis
b. Manfaat praktis: akal semakin tajam, dan tinggi kemampuannya (kritis) dalam hal imajinasi logis.
Logika dan Psikologi:
Untuk dapat berpikir bagaimana seharusnya;
Bagaimana manusia itu berpikir
Logika dan Bahasa :
Bahasa yang baik dan benar dapat tercipta apabila ada kebiasaan atau kemampuan berpikir secara logis
Logika dan Metafisika:
Kebenaran mendekat pada hakikat realitas.
Semakin mampu berpikir logis, tidak mudah tertipu oleh kebenaran yang nampak.
The Liang Gie (1980) mebagi logika menjadi :
1.      Logika Makna Luas dan Logika Makna Sempit;
2.      Logika Deduktif dan Logika Induktif;
3.      Logika Formal dan Logika Material
4.      Logika Murni dan Logika Terapan
5.      Logika Filsafati dan Logika Matemakik;
Logika makna luas :
Logika  formal atau logika simbolis;
Epistemologi;
Metodologi.
Logika Makna Sempit :
Logika deduktif atau Logika Formal
Logika Deduktif:
Ragam logika yang mempelajari asas – asas penalaran yan bersifat deduktif.
Logika Induktif:
Ragam logika yang mempelajari asas penalaran yang betul dari suatu yang khusus sampai pada kesimpulan umum yang bersifat boleh jadi.
Logika Formal:
Asas, aturan atau hukum-hukum berpikir yang harus ditaati,agar berpikir dengan benar dan mencapai kebenaran.
Logika Material:
Mempelajari pekerjaan akal, serta menilai hasil-hasil logika formal dan negujinya dengan kenyataan praktis yang sesungguhnya.
Logika Murni ( pure logic ):
Tentang efek terhadap arti dari pernyataan, tanpa mempersoalkan arti khusus dalam suatu cabang ilmu.
Logika Terapan:
Pengetahuan logika yang diterapkan dalam setiap cabang ilmu, bidang filsafat, dan juga dalam pembicaraan yang menggunakan bahasa sehari-hari. 
Logika Filsafati:
Ragam atau bagian logika yang berhubungan erat dengan pembahasan dalam bidang filsafat.
Logika Matematik:
Ragam logika yang menelaah penalaran yang benar, menggunakan metode matematik, lambang khusus dan cermat.