Top Ad unit 728 × 90

auto

kelebihan dan kekurangan metode ilmiah


Ilmu adalah cara atau aktivitas atau metode untuk mengetahui. Ilmu akan muncul dari suatu objek setelah melakukan berbagai pengamatan. Dan dalam proses pencarian kebenaran tersebut akan di perlukan metode ilmiah. Bila dikaitkan dengan ilmu, maka metode ilmiah merupakan cara untuk mengetahui kebenaran dari suatu teori keilmuan dan kejadian- kejadian alam lainya.. Jadi bila ingin mengetahui kebenaran dari teori keilmuan salah satunya adalah dengan menggunakan metode ilmiah.



Metode ilmiah atau proses ilmiah merupakan proses keilmuan untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisis. Metode ilmiah akan menjelaskan berbagai macam gejala gejala yang ada di alam dan akan menjawab berbagai macam pertanyaan yang timbul dari segala macam bentuk perubahan yang terjadi. Ilmuwan melakukan observasi serta membentuk hipotesis dalam usahanya untuk menjelaskan fenomena alam. Prediksi yang dibuat berdasarkan hipotesis tersebut diuji dengan melakukan eksperimen dan percobaan percobaan langsung untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan yang muncul. Eksperiment tidak hanya di lakukan satu kali melainkan di lakukan berkali kali untuk mendapatkan kevalitan atas objek ilmiah tersebut. jika suatu hipotesis lolos uji berkali-kali dan belum di temukan kesalahan, maka akan segera di publikasikan dan kenalkan ke masyarakat agar hipotesis tersebut dapat menjadi suatu teori ilmiah yang di akui kebenaranya. Metode ilmiah bergantung pada karakterisasi yang cermat atas subjek yang ada. Dalam proses karakterisasi, ilmuwan mengidentifikasi sifat-sifat utama yang relevan yang dimiliki oleh subjek yang diteliti. Selain itu, proses ini juga dapat melibatkan proses penentuan (definisi) dan observasi; observasi seringkali memerlukan pengukuran dan perhitungan yang cermat. Proses pengukuran dapat dilakukan dalam suatu tempat yang terkontrol dan benar-benar aman dari pengaruh luar, seperti laboratorium, dan dilakukan terhadap objek yang tidak dapat diakses atau dimanipulasi seperti populasi manusia. Proses pengukuran sering memerlukan peralatan ilmiah khusus seperti termometer, mikroskop, atau voltmeter. Hasil pengukuransecara ilmiah biasanya tuliskan dalam bentuk diagram atau tabel, digambarkan dalam bentuk grafik, atau dipetakan. Metode ilmiah memiliki 4 unsur utama, yaitu : 1. karakterisasi (observasi dan pengukuran), hal ini merupakan hal yang terpenting karena menjadi titik ukur kevalitan suatu metode ilmiah. Bila pengukuran dalam metode ilmiah mengalami kesalahan, maka akan menghasilkan teori yang salah(tidak valid) 2. hipotesis (penjelasan teoritis yang merupakan dugaan dari hasil observasi dan pengukuran). Jika prediksi tersebut tidak dapat diobservasi, hipotesis yang mendasari prediksi tersebut belumlah berguna bagi metode bersangkutan dan harus menunggu metode yang mungkin akan datang. Sebagai contoh, teknologi atau teori baru boleh jadi memungkinkan eksperimen untuk dapat dilakukan 3. prediksi (deduksi logis dan hipotesis), Prediksi tersebut mungkin meramalkan hasil suatu eksperimen dalam laboratorium atau observasi suatu fenomena di alam. Prediksi tersebut dapat pula bersifat statistik dan hanya berupa probabilitas. Hasil yang diramalkan oleh prediksi tersebut haruslah belum diketahui kebenarannya (apakah benar-benar akan terjadi atau tidak). Hanya dengan demikianlah maka terjadinya hasil tersebut menambah probabilitas bahwa hipotesis yang dibuat sebelumnya adalah benar. Jika hasil yang diramalkan sudah diketahui, hal itu disebut konsekuensi dan seharusnya sudah diperhitungkan saat membuat hipotesis. 4. eksperimen (pengujian atas semua yang ada di atas) Usur diatas merupakan langkah-langkah yang di lakukan untuk mencapai suatu metode ilmiah. Hasil eksperimen tidak pernah dapat membenarkan suatu hipotesis, melainkan meningkatkan probabilitas kebenaran hipotesis tersebut. Hasil eksperimen secara mutlak bisa menyalahkan suatu hipotesis bila hasil eksperimen tersebut bertentangan dengan prediksi dari hipotesis. Karena adanya unsur-unsur di atas metode ilmiah di katakana lebih dapat diandalkan, serta menghasilkan teori yang lebih menjanjikan, selainitui juga memiliki kelebihan-kelebihan, diantaranya : 1. metode ilmiah lebih bisa dipertanggung jawabkan, dikarenakan adanya bukti-bukti yang konkret dan ada ukuran yang jelas 2. jelas, dapat di buktikan dan dapat diamati langsung oleh alat indra pada manusia 3. dapat dijadikan satuan atau tolok ukur untuk penelitian-penelitian selanjutnya, bila tidak terdapat kesalahan 4. mengajarrkan pada manusia untuk menatap realita dan segala sesuatu yang ada 5. operasional, dapat di gunakan dan di amalkan dalam kehidupan keseharian 6. logis, karena dapat di buktikan oleh semua orang walaupun telah melewati tahap-tahap yang di sebutkan diatas, namun metode ilmiah tetap memiliki kelemahan, antara lain : 1 metode ilmiah tidak mungkin bisa menjangkau objek yang bersifat inmateri (gaib), dikarenakan tidak adanya wujud, ukuran dan timbangan yang jelas. 2. terlalu bergantung pada objek yang ada 3. metode ilmiah akan berubah bila objek yang di amati telah berubah. Sebagai contoh ilmuan mengatakan bahwa suhu diatas puncak merapi adalah 35 derajat c, namun apa yang di kemukakan oleh ilmuan akan berubah seiring berubahnya cuaca dan suhu 4. kurang valid, karena tidak semua hasil dari metode atau penelitian di suatu daerah akan bisa di terapkan untuk daerah lain. 5. membutuhkan waktu yang lama, karena penelitian dilakukan secara berulang. 6. membutuhkan biaya yang sangat mahal, karena setiap penelitian memerlukan alat bantu berupa peralatan yang menggunakan tehnologi canggih. 7. dapat terhapus atau tidak di pakai bila terbukti ditemukan kesalahan dan bila muncul teori lain yang dianggap lebih berguna 8. cenderung kaku dan tidak terpengaruh oleh rasio Dari uraian di atas dapat kita simpulkan bahwa setiap teori selalu memiliki sisi positive dan negatif. Metode ilmiah atau proses ilmiah merupakan proses keilmuan untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisis. Hasil eksperimen tidak pernah dapat membenarkan suatu hipotesis, melainkan meningkatkan probabilitas kebenaran hipotesis tersebut. Hasil eksperimen secara mutlak bisa menyalahkan suatu hipotesis bila hasil eksperimen tersebut bertentangan dengan prediksi dari hipotesis
kelebihan dan kekurangan metode ilmiah Reviewed by gus arman on 3:07:00 AM Rating: 5
All Rights Reserved by EDU.COM © 2014 - 2015
Powered By Blogger, Designed by Sweetheme

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.